Aplikasi Database

5 Aplikasi Database Project Terbaik Wajib Di Coba

 

Aplikasi Database – Database menjadi hal yang lumayan berarti dalam pengelolaan project Kamu. Akan tetapi, memilah Database terbaik sering kali jadi pekerjaan yang tidak mudah. Kamu mungkin langsung terpikir untuk memakai Database terkenal saja. Tetapi, Kamu perlu memastikan dahulu apakah Database itu cocok dengan tipe Data yang Kamu maanfaatkan. Selain itu, fitur- fiturnya juga wajib memenuhi keinginan project Kamu, kan?

Database adalah kumpulan Data tertata dan tidak tertata yang disimpan secara sistematis dalam suatu komputer. Misalnya, Data berbentuk tabel, baris, objek, query serta kode pemrograman. Adanya Database yang baik ialah salah satu ketentuan agar project Kamu berjalan mudah. Misalnya, project pengembangan web, aplikasi dan yang lain.

Berikut Daftar Aplikasi Database yang kami rekomendasikan buat kalian:

1. PhpMyAdmin

Untuk Kamu yang ingin fokus pada project pengembangan situs website terutama WordPress, Kamu bisa memakai aplikasi Database PhpMyAdmin. Aplikasi Database ini lumayan terkenal karena mempunyai beberapa keunggulan.

Salah satu keunggulan dari aplikasi Database ini adalah pemakaian user interface untuk mengatur Database. Misalnya untuk menjalankan query, mengatur user, mengeksekusi statemen MySQL sampai melakukan ekspor dan impor Data. Jadi, tidak perlu pakai command line lagi. Sayangnya, ada batas ukuran file sebesar 2 MB untuk proses ekspor memasukkan Database. Jika Kamu ingin menaikkan kapasitasnya, Kamu bisa melakukan setting pada server sesuai keinginan.

2. Mariadb

Mariadb adalah Database relasional yang seragam dengan MySQL. Bedanya, Mariadb bisa Kamu maanfaatkan secara free karena bersifat open source secara penuh. Skalabilitas Database open source ini tidak perlu diragukan lagi. Mariadb mempunyai fitur ColumnStore yang akan mempermudah Kamu untuk menambah kapasitas penyimpanan Data sampai ukuran petabyte.

Baca Juga :  Cara Lengkap Membuat DataBase Wordpress Di My SqL

Hebatnya lagi, Mariadb mempunyai penyimpanan kolom dengan kompresi 10 kali. Sehingga Kamu bisa mengerjakan dan menganalisa Data berukuran besar dengan lebih cepat. Soal keamanan, Mariadb tidak dapat diremehkan. Mariadb mempunyai fitur Temporary Table Encryption ataupun Log Encryption untuk mencegah Data sensitif Kamu.

3. Redis

Kamu sedang membuat project untuk meningkatkan web, aplikasi chat ataupun games? Jika iya, Redis bisa jadi Database yang dapat Kamu maanfaatkan. Redis ataupun Remote Dictionary Server merupakan Database non relasional dengan kemampuan tinggi yang mensupport fungsi cache. Redis mempunyai sistem in- memory yang menghapus proses akses Data ke disk sehingga penulisan serta penyimpanan Data Redis hanya memerlukan waktu beberapa milidetik saja.

Redis juga mempunyai fitur Redis Sorted Set. Kalian bisa secara otomatis menyusun urutan Data berdasar tingkatan yang pastinya cukup membantu untuk membuat project leaderboard game. Dengan begitu, Kamu akan lebih gampang dalam mengatur tingkatan pemain.

Tidak hanya itu, Kamu juga dapat menggunakan fitur Pub atau Sub untuk membandingkan pola dari beraneka ragam struktur Data. Jadi, Kamu bisa memakainya buat mempercepat kemampuan aplikasi chat yang jadi project Kamu.

4. SQLite

SQLite adalah Database yang perlu Kamu coba untuk meningkatkan project kecil dengan kebutuhan pengembangan Data minimal. Misalnya, project aplikasi gadget. Database ini juga hanya dapat digunakan untuk satu user aktif. SQLite ialah Database yang ditulis dalam bahasa pemrograman C yang dikenal sebagai bahasa perakitan yang portable. Artinya, Kamu bisa membuat sistem hardware apapun yang bisa berjalan pada program berbeda.

Tidak hanya itu, SQLite adalah Database yang serverless. Kamu tidak perlu melakukan instalasi, setup, konfigurasi serta lain- lain untuk memakainya. Jadi, Kamu bisa langsung membaca dan menulis Data langsung dari file Database di disk.

Baca Juga :  Cara Lengkap Membuat DataBase Wordpress Di My SqL

5. IBM Db2

IBM Db2 adalah Database non relasional yang lumayan cepat untuk menganalisa Data kompleks berukuran sangat besar. Oleh karena itu, Database ini terkenal digunakan untuk membuat sistem analisa Data perusahaan besar di dunia. Salah satunya adalah Audi. Pertanyaan skalabilitas kapasitas penyimpanan, Kamu tidak perlu meragukannya. Karena, Database ini dibantu fitur z atau OS Workload Manager yang akan membagi workload Data baru ke subsistem lain secara otomatis. Kecepatan pemrosesan Data juga jadi lebih cepat.

Tidak hanya itu, kecepatan Database ini dibantu oleh fitur Data Virtualization. Fitur ini mempermudah Kamu membuat query Data di beberapa sistem sekaligus tanpa harus memindahkan dan mereplikasi Data. Keamanan Database ini juga tidak dapat dikecilkan. Ada fitur Native Encryption untuk mencegah Data ketika offline. Kamu juga bisa mengatur akses user dan membagi Data berdasar sensitivitasnya.

 

Nah itulah saran yang bisa kami berikan kepada kalian mengenai 5 Aplikasi Database Project Terbaik Wajib Di Coba,mungkin beberapa aplikasi di atas bisa membantu kalian dalam mengolah database dengan baik. Semoga Bermanfaat