Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor

Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor Lengkap

Kabarindotek.com – Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor. Sebelum menyetorkan uang sepeser pun kepada negara dalam rangka membayar pungutan untuk kendaraan roda empat maupun dua, lebih baik ketahui dulu cara menghitung pajak kendaraan.

Pasalnya dengan mengetahui hal tersebut, kamu dapat memprediksikan mesti mengeluarkan uang berapa untuknya. Kemudian ketika ada denda yang mesti dibayar, kamu bakal mudah memperkirakan berapa jumlahnya.

Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor

Sementara itu,  berikut ini adalah langkah – langkah memperkiraan nilai pajak kendaraan roda dua yang tepat :

  1. Mengetahui Nilai Jual Kendaraan Bermotor, Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas, Tarif Progresif, dan Koefisien

Sebelum kamu menghitung pajak kendaraan pribadi. Kamu mesti mengetahui Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLL). Selain itu, kenali juga Tarif Progresif dan Koefisien kendaraan.

Adapun besarannya sendiri, untuk nilai jual kendaraan bermotor sekitar 2,5%. Sementara itu, Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas sebesar 4%. Terakhir, tarif progresif dan koefisien kendaraan mencapai 1-2%.

  1. Memahami rumus perhitungan

Setelah tahu tentang Nilai Jual Kendaraan Bermotor, Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas, Tarif Progresif dan Koefisien. Kamu juga mesti mengetahui rumusnya. Rumus tersebut jadi patokan untuk menghitung seberapa besar bayaran pajak yang disetorkan ke pemerintah. Lebih lanjut, formulasinya sebagai berikut :

Pajak Kendaraan = NJKB x Besaran Pungutan + SWDKLL

  1. Mengetahui besaran denda

Terkadang, pajak telat dibayarkan pengguna. Saat itu terjadi, pemerintah akan menetapkan denda. Besaran denda sendiri tergantung tipe kendaraan. Oleh karena itu, ketahui besarannya. Adapun caranya adalah menanyakan langsung ke kepolisian. Bisa juga mengecek lewat situs resmi.

Contoh Perhitungan Pajak Kendaraan

Beberapa contoh sebelumnya merupakan cara menghitung pajak kendaraan bermotor secara umum. Bentuknya sendiri narasi, sehingga mungkin agak kurang terbayang bagi pembaca. Oleh karena itu, kali ini kami akan coba mengilustrasikannya lewat soal cerita :

Baca Juga :  Denda Telat Bayar Pajak Motor Terbaru 2021

Pak Kuswono memiliki sebuah motor matic. Adapun nilai dari motor tersebut mencapai 3 juta rupiah. Sementara itu, dalam STNK tertera PKB mencapai 2,5%, Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas sekitar 80 ribu, dan tarif progresif tidak usah, mengingat Pak Kuswono belum pernah menjual motornya ke orang lain. Berapakah pajak kendaraan bermotor yang mesti dibayarkan ?.

Diketahui :

  • Nilai Motor = 3 juta
  • PKB = 2,5%
  • SWDKLL = 80 Ribu

Ditanya : pajak ?

Jawab :

PAJAK Kendaraan            =  NJKB x Besaran Pungutan + SWDKLL

                                                = 3000.000 x 2.5% + 80.000

                                                = 75.000 + 80.000

                                                = 155.000

Cara Bayar Pajak Lewat Online

Untuk sekarang, bayar pajak motor tidak perlu harus datang ke SAMSAT setempat. Pasalnya Kepolisian telah menyediakan pembayaran online. Sama seperti offline, bayar online pun ada prosedurnya, antara lain :

  1. Dapatkan informasi tagihan lewat e-Billing

Untuk bayar pajak online, kamu harus mengetahui besaran pajak yang mesti kamu setorkan ke negara. Caranya sendiri melalui situs resmi perpajakan negara. Untuk saat ini pula, kamu bisa melakukannya lewat kartu sendiri. Langkah-langkahnya sendiri tersedia pada berbagai situs. Tinggal aplikasikan saja sebaik mungkin.

  1. Pilih metode pembayaran

Ada dua metode pembayaran umum yang masyarakat pakai. Keduanya antara lain transfer antar bank, dan dompet digital. Semua metode tersebut memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Sehingga pilih saja yang sesuai kebutuhan.

  1. Kirimkan uang ke rekening tersedia

Setelah kamu memilih metode pembayaran, setorkanlah uang ke rekening resmi Direktorat Pajak Nasional. Kalau tidak, kirimkanlah uang ke rekening Samsat setempat. Lalu tunggu beberapa saat sampai kode verifikasi muncul

Itulah sedikit Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor yang sudah kami rangkum, semoga artikel diatas bisa bermanfaat ya. terimakasih.